Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dibalik Capaian Positif PLN Sepanjang 2023, Ternyata Begini Strateginya

Dibalik Capaian Positif PLN Sepanjang 2023, Ternyata Begini Strateginya Kredit Foto: PLN.
WE BUMN, Jakarta -

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) punya strategi. Adapun hal ini terkait keberhasilan PLN dalam meraih pencapaian yang positif pada 2023.

Diketahui, strategi tersebut membawa PLN dalam menciptakan penawaran listrik baru yang merespons kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air.

Baca Juga: Tunjukkan Kepedulian Kesehatan Mental Para Generasi Muda, Erick Thohir Berkomitmen Gelar Kegiatan Ini

Lebih lanjut, PLN pun berhasil meningkatkan penjualan listrik pada 2023 menjadi 285,23 Terrawatt hour atau tumbuh 5,32 persen "year on year" (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. 

Terkait hal tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, segmen bisnis menjadi salah satu penopang utama dengan pertumbuhan mencapai 12,53 persen. Sementara segmen industri menjadi penyumbang penjualan listrik terbesar dengan 30,72 persen dari total energi jual.

Lebih lanjut, Darmawan menjelaskan, capaian yang diperoleh perseroan, merupakan buah dari perubahan cara pandang pengembangan bisnis.

"Dari yang dulunya stagnan, backward looking dan hanya berorientasi pada supply, sekarang menjadi pengembangan bisnis yang ekspansif dinamis, forward looking, berorientasi pada demand dan kepuasan pelanggan," ungkap Darmawan dikutip WE BUMN, Senin (19/2).

Ia menyebutkan salah satu strategi ekstensifikasi dilakukan lewat program akuisisi captive power, yaitu mengajak pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listrik milik sendiri ke listrik PLN.

Sepanjang 2023, terdapat 10 pelanggan besar yang mengikuti program akuisisi captive power. Pada April, terdapat empat perusahaan yaitu PT South Pacific di Jawa Barat dengan daya 33 Mega Volt Ampere (MVA), PT Yamaha Indonesia di Jawa Barat dengan daya 7,5 MVA, PT Grand Indonesia I di Jakarta dengan daya 10,5 MVA, dan PT Grand Indonesia II dengan daya 11 MVA.

Kemudian terdapat PT Bridgestone Tire di Jawa Barat dengan daya 9,69 MVA pada bulan Mei.

Kemudian pada bulan Oktober 2023 terdapat empat perusahaan yaitu PT Pindodeli I di Jawa Barat dengan daya 45 MVA, PT Pindodeli II di Jawa Barat dengan daya 45 MVA.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Bagikan Artikel: