Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pertamina Injeksi Perdana CO2 di Lapangan Sukowati Jawa Timur, Intip Tujuannya!

Pertamina Injeksi Perdana CO2 di Lapangan Sukowati Jawa Timur, Intip Tujuannya! Kredit Foto: PHR.
WE BUMN, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melakukan injeksi perdana CO2 di Lapangan Pertamina EP Sukowati, Bojonegoro, Jawa Timur sebagai implementasi teknologi carbon capture utilization and storage (CCUS).

Hal tersebut dilakukan Pertamina setelah injeksi perdana CO2 di Lapangan Jatibarang. Terkait itu, SVP Research and Technology Innovation Pertamina Oki Muraza mengatakan perihal implementasi injeksi CO2 dengan metode huff & puff di Lapangan Sukowati.

Baca Juga: Begini Bentuk Dukungan Penuh dari Pertamina Bagi Industri Perikanan dan Nelayan di Tanah Air

Menurut Oki Muraza, dengan memakai megode tersebut, nantinya akan memberikan konfirmasi dan validasi mengenai teknologi EOR secara spesifik.

"Tujuan injeksi CO2 di lapangan kedua Pertamina ini adalah untuk mengkaji efek CO2 EOR dan penyimpanan CO2 dalam formasi bawah permukaan untuk lapangan migas. Hasil kajian ini diharapkan dapat diterapkan di lapangan-lapangan Pertamina lainnya yang sedang aktif melakukan kegiatan studi CO2-EOR, yang tentunya akan mendukung capaian target 1 juta BOPD pada 2030," tutur Oki Muraza dikutip WE BUMN, Senin (11/12).

Lebih lanjut, disebutkan pula banyak 500 ton CO2 diinjeksikan ke Sumur Sukowati-18 (SKW-18) selama 7 hari. Penerapan teknologi CCUS tersebut diharapkan meningkatkan produksi lapangan melalui penerapan CO2 enhanced oil recovery (EOR).

Adapun program CCUS Pertamina itu ditandai dengan peresmian injeksi perdana CO2 ke Lapangan Sukowati menggunakan metode huff & puff yang dilakukan Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto, Senior Vice President Research and Technology Innovation Pertamina Oki Muraza, Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi.

Kemudian, GM Carbon Neutral Business Department, Overseas Business Division II JAPEX Kenichi Suzuki, dan Deputy Councilor, Hydrogen and CCS Project Department JOGMEC Hiroshi Okabe.

Dilansir dari Antara, senada dengan Oki, Direktur Pengembangan dan Produksi PHE Awang Lazuardi menyampaikan ke depannya saat implementasi penuh, CCUS Lapangan Sukowati akan menggunakan CO2 bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru.

"Kami menyambut era baru, salah satunya CCUS untuk EOR migas. Ini akan bermanfaat untuk bisnis ke depan. Harapannya, hasilnya bisa di evaluasi dan dilanjutkan ke tahap implementasi penuh dengan sumber CO2 dari Jambaran Tiung Biru. Dengan inovasi CO2-EOR diharapkan bisa mendorong peningkatan produksi Sukowati," ucap Awang.

Sedangkan, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji menyambut positif penerapan teknologi CCUS yang dilakukan Pertamina.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: