Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Percepat Pelayanan Kelistrikan Saat Banjir, PLN Buka 17 Posko Siaga

Percepat Pelayanan Kelistrikan Saat Banjir, PLN Buka 17 Posko Siaga Kredit Foto: PLN.
WE BUMN, Jakarta -

Demi mempercepat pelayanan kelistrikan kepada masyarakat saat terjadi banjir, PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melakukan langkah konkret yakni dengan membuka 17 posko siaga.

Hal ini seperti yang diungkapkaj oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lasiran. Dalam pernyataannya, Lasiran mengungkapkan bahwa lokasi 17 posko siaga yang dibuat PLN itu tersebar di kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan dan Unit Pengatur Distribusi.

Baca Juga: Pertamina Resmi Tandatangani MoU dengan China Soal Penggunaan Produk Smooth Fluid

"Posko siaga kami tersebar di 17 lokasi kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan dan Unit Pengatur Distribusi," ungkap Lasiran dikutip WE BUMN dari Antara, Rabu (6/12).

Lebih lanjut, Lasiran menyebut dari 17 posko siaga sebanyak 16 posko berada di lokasi kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), sedangkan satunya lagi berada di Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta.

Dirincikan, 17 lokasi posko siaga tersebut terletak di UP2D di Gambir, dan 16 lokasi di kantor UP3 Bandengan, Bintaro, Bulungan, Cempaka Putih, Cengkareng, Ciputat, Ciracas, Jatinegara, Kebon Jeruk, Kramatjati, Lenteng agung, Marunda, Menteng, Pondok Gede, Pondok Kopi, dan Tanjung Priok.

Disamping itu, PLN UID Jakarta Raya mengerahkan sebanyak ribuan personel yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta untuk siaga dalam menghadapi musim penghujan.

"Kami menyiagakan total personel sebanyak 2.356 orang di seluruh wilayah PLN UID Jakarta Raya," ungkap Lasiran.

Kemudian, disebutkan pula bauwa ribuan personel tersebut akan dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mencegah sekaligus menghadapi apabila ada gangguan listrik di wilayah yang terendam banjir.

Selain itu, petugas juga dilengkapi dengan 22 unit perahu karet, 19 unit Uninterrutible Power Supply (UPS) untuk pelanggan khusus, 7 unit kabel bergerak jika terjadi kondisi darurat (emergency), 8 unit genset, 21 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 4 unit mobil crane, dan 7 unit mobil deteksi gangguan.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengingatkan warga Ibu Kota agar waspada dalam penggunaan listrik di musim hujan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lasiran juga meminta masyarakat untuk tanggap ketika terjadi banjir dan segera mematikan aliran listrik di rumah masing-masing apabila air mulai meninggi dan masuk rumah.

"Matikan listrik dari kWh meter. Selanjutnya hubungi PLN melalui PLN Mobile atau Contact Center 123 apabila aliran listrik masih terlihat menyala pada saat wilayah tersebut terkena banjir," kata Lasiran melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan air merupakan penghantar listrik. Apabila terjadi banjir dan aliran listrik masih menyala, maka air yang meninggi akan menghantarkan aliran listrik dan dapat menyebabkan hal-hal fatal yang tidak diinginkan.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Bagikan Artikel: