Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Waduh, Pertamina Bakal Larang Kendaraan Ini Isi BBM Bersubsidi, Kok Bisa?

Waduh, Pertamina Bakal Larang Kendaraan Ini Isi BBM Bersubsidi, Kok Bisa? Kredit Foto: Pertamina
WE BUMN, Jakarta -

Manajemen Angkasa Pura I turut berperan demi kelangsungan hidup Bekantan di masa depan. Adapun Angkasa Pura I melakukan aksi penanaman 100 bibit mangrove rambai di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Dirut Pertamina Masuk dalam Daftar 100 Wanita Berpengaruh di Dunia Versi Majalah Fortune 2023, Ternyata Ini Jadi Alasannya....

Diketahui, di wilayah tersebut menjadi tempat hidup habitat bekantan sebagai maskot fauna di provinsi itu.

Terkait hal tersebut, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Dony Subardono mengatakan bahwa pihaknya memilih jenis pohon yang ditanami untuk nantinya menjadi bahan makanan Bekantan. Pohon itu ialah jenis Pohon Rambai yang memang merupakan makanan utamanya.

"Kami pilih jenis pohon rambai untuk ditanam di kawasan Pulau Curiak karena varietas ini adalah makanan utama bekantan," ungkap Syamsudin Noor Dony dikutip WE BUMN, Kamis (12/07).

100 bibit pohon yang ditanam Angkasa Pura I itu diharapkan dapat menyumbang kelangsungan hidup bekantan di masa depan yang statusnya terancam punah akibat alih fungsi lahan.

Lebih lanjut, tak hanya 100 bibit pohon itu, melalui Dony, diserahkan pula bantuan tanggung jawab sosial dari Angkasa Pura I senilai Rp50 juta.

Adapun bantuan itu rencananya digunakan untuk pembangunan spot edukasi di Pulau Curiak yang menjadi wilayah ekowisata yang dikelola oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI).

Kemudian, Dony menjelaskan bahwa begitu perlunya menjaga kelestarian Bekantan sebagai satwa endemik Kalimantan. Karena hal ini lah pihaknya turut ambil peran.

Salah satu wujud kepedulian nyatanya Angkasa Pura I turut serta dalam pembangunan Pulau Curiak sebagai pusat riset bekantan yang merupakan jenis monyet dengan hidung besar dan rambut berwarna cokelat kemerahan.

Sementara itu, seperti yang dikutip dari Antara, Ketua Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Amalia Rezeki menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Angkasa Pura I yang selama ini terus mendukung upaya konservasi bekantan di Pulau Curiak.

"Hari ini terbilang spesial lantaran kedatangan Pak Dony dan tim juga bersamaan dengan kehadiran dari 16 mahasiswa Newcastle University, Australia dalam program summer course untuk bersama-sama melakukan penanaman bibit mangrove di Pulau Curiak," tandasnya.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: