Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gelar Best Digital Finance Awards 2023, Warta Ekonomi Dukung Upaya Katalisasi Digital di RI

Gelar Best Digital Finance Awards 2023, Warta Ekonomi Dukung Upaya Katalisasi Digital di RI Kredit Foto: Warta Ekonomi
WE BUMN, Jakarta -

Warta Ekonomi kembali menggelar Indonesia Best Digital Finance Awards 2023, Rabu (29/11/2023). Dibuka oleh CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi Group Muhamad Ihsan acara tahun ini mengusung tema “Defining Digital Market Segmentation to Drive Business Sustainability”.

Ajang penghargaan ini bertujuan untuk mendukung upaya katalisasi digital di Indonesia, khususnya di sektor keuangan. Muhammad Ihsan mengatakan mengapresiasi atas konsistensi perusahaan-perusahaan dalam menghadirkan inovasi digital dari tahun ke tahun baik berupa optimalisasi platform digital hingga pengolahan big data.

“Selain itu berbagai disrupsi digital telah mewarnai perubahan strategi serta pendekatan bisnis baru sehingga digitalisasi bisnis menjadi tujuan utama dalam menerapkan efisiensi serta efektifitas bisnis. Hal ini juga sejalan dengan kondisi peningkatan ekonomi digital di Indonesia,” kata Muhammad Ihsan di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023).

Berdasarkan data Bank Indonesia mencatat bahwa nilai transaksi Uang Elektronik pada Oktober 2023 mencapai Rp 41,71 triliun atau meningkat 17,67% secara tahunan atau year on year (yoy). Muhammad Ihsan mengungkapkan nilai transaksi perbankan digital tercatat tumbuh sebesar 15,57 % (yoy) menjadi Rp 5.118,89 triliun. 

“Sementara itu nominal transaksi QRIS tercatat tumbuh hingga 186,08% (yoy) mencapai Rp24,97 triliun dengan jumlah pengguna 43,44 juta dan jumlah merchant 29,63 juta yang sebagian besar UMKM. Nampak nyata bahwa Transformasi Digital yang dilakukan perusahaan Bapak/Ibu ini memacu pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai ekonomi hingga US$ 330 miliar pada tahun 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin dalam sambutannya mengatakan nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun ini telah menguasai 40% dari pangsa pasar ASEAN. Ia menyebut nilai ekonomi digital mencapai USD 82 miliar atau tumbuh 8% dari tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025, nilai tersebut diprediksi akan meningkat menjadi USD 109 miliar, dan terus akan meningkat hingga mencapai USD 360 miliar di tahun 2030,” ucap Rudy.

Menurutnya, perkembangan keuangan digital (fintech) juga berpotensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Perkembangan industri keuangan digital (fintech) di Indonesia berkembang dengan sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan. Berbagai layanan keuangan digital seperti digital payment, digital lending, digital wealth dan digital assurance mencatatkan peningkatan yang cukup signifikan,” tuturnya.

Dengan adanya pemberian penghargaan ini, kata Rudy diharapkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru di bidang Digital Finance, dan semakin meningkatkan kolaborasi antar semua pihak.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: