Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Langkah Strategis PLN di Tengah Kondisi Kemarau Berkepanjangan dari Peristiwa El Nino

Langkah Strategis PLN di Tengah Kondisi Kemarau Berkepanjangan dari Peristiwa El Nino Kredit Foto: PLN
WE BUMN, Jakarta -

PT PLN (Persero) terus menunjukkan upayanya di tengah kondisi kemarau berkepanjangan dari peristiwa El Nino yang memunculkan akibat yakni debit air berkurang di beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

Adapun hal tersebut juga berdampak pada menurunnya energi yang dihasilkan. Karena itu, PLN pun melakukan upayanya yakni dengan modifikasi cuaca untuk menghasilkan hujan buatan dalam pola optimalisasi pengoperasian Pembangkit Energi Bersih sebagai salah satu langkah strategis dalam emitigasi kemarau berkepanjangan.

Baca Juga: Demi Kesejahteraan Rakyat, Erick Thohir Optimalkan Peran BUMN Jadi Garda Terdepan

Hal itu selaras pula dengan apa yang diungkapkan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Moch Andy Adchaminoerdin. Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa pihaknya melakukan dua langkah strategis terkait persoalan tersebut yakni dengan pemeliharaan infrastruktur terjadwal dan penetrasi modifikasi cuaca.

"Saat ini kami lakukan pemeliharaan infrastruktur terjadwal dan penetrasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan debit air di beberapa pembangkit energi bersih," tutur Andy dikutip WE BUMN, Jumat (22/9).

Sementara itu, seperti yang diberitakan dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diprediksikan bahwa puncak kemarau akan terjadi di akhir September 2023 dan akan lebih kering dari normalnya dan juga lebih kering dari tiga tahun sebelumnya di beberapa daerah termasuk Sulawesi.

Karena hal itu juga dijelaskan Andy, komposisi pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang memasok listrik di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) cukup besar.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Bagikan Artikel: