Menu
News
Strategy
Leadership
Social Responsibility
In-depth
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kontribusi BUMN Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bagaimana Capaian Kredit UMKM di Semester I 2023?

Kontribusi BUMN Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bagaimana Capaian Kredit UMKM di Semester I 2023? Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
WE BUMN, Jakarta -

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang berperan strategis dalam menjaga stabilitas dan pemulihan ekonomi nasional. Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa dalam dua dekade terakhir, UMKM menyumbangkan rata-rata 57% terhadap PDB dan menyerap hingga 97% dari total tenaga kerja.

Mengingat peran strategis tersebut, sekor UMKM terus didorong pemerintah melalui berbagai kebijakan dan program sehingga diharapkan UMKM tidak hanya pulih pascapandemi, tetapi juga mampu bersaing di skala global hingga membuka akses di pasar internasional. Salah satu strategi pengembangan UMKM yang dicanangkan pemerintah ialah meningkatkan akses pembiayaan UMKM.

BUMN dan Peningkatan Akses Pembiayaan UMKM

Presiden Jokowi telah memberikan arahan bahwa porsi kredit UMKM dapat dinaikkan menjadi minimal 30% pada tahun 2024 mendatang. Secara tegas Jokowi menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama Bank Himbara, sudah seharusnya turut peduli terhadap UMKM dengan menggenjot penyaluran kredit UMKM.

"Saya minta kepada bank bahwa angka yang saya sampaikan 30% untuk UMKM itu betul-betul bisa terus ditingkatkan," tegas Jokowi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Peran BUMN Menekan Angka WNI Berobat ke Luar Negeri Melalui KEK Kesehatan

Sejalan dengan Jokowi, Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN RI juga terus mendorong keterlibatan BUMN dalam membangun dan memperkuat UMKM. Salah satu upaya tersebut diimplementasikan melalui program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Sepanjang tahun 2022, penyaluran KUR menembus angka Rp365,50 triliun atau setara dengan 97,95% dari target sebesar Rp373,17 triliun. Jumlah tersebut sudah termasuk realisasi penyaluran KUR oleh Himbara, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp252,38 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp40 triliun, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp32,3 triliun.

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: